Remember Me (Part. 9)


Seo Joohyun/Cho Kyuhyun/Jung Yonghwa & The others cast. | Romance & Friendship | PG-15.

Original by AdillaSB:

WARNING: YANG BACA WAJIB KOMEN YA. SEBAGAI WUJUD APRESIASI TERHADAP FF INI.

Part. 9 : “Kejutan!”

1 bulan sudah berlalu sejak hari dimana terkuak rahasia masalalu mereka. Sedih? Tentu saja, mereka merasa sudah tidak ada alasan lagi untuk merjaut kehidupan baru dari awal. Mereka sama-sama berfikir telah melakukan kesalahan yang besar—menyakiti perasaan seseorang bukan perkara yang mudah mengingat disini perasaan yang ikut andil— yang tidak dapat diselesaikan dengan hanya berjabat tangan.

Seohyun menarik nafas panjang, mungkin ia harus mengulang langkahnya: Memulai semua dari awal—bukan ide yang buruk—anggaplah ia tidak pernah mengenal Kyuhyun lagi. Mudah. Selesai sudah.

Tapi yang jadi masalah bukan hanya itu, ia juga harus mengajak hatinya berkompromi. Karena semua masalah bermula dari sana, Seohyun bisa saja mengacuhkan pria itu. Hal yang mudah, namun mengapa hatinya enggan? Benar saja,semua itu intruksi dari otaknya yang memang tidak ingin melakukannya. Tentu saja hatinya sependapat, pada teorinya memang otaklah pusat pengendali dari organ  yang berfungsi dalam tubuh manusia.

“Aish, kenapa hari ini lagi…” gerutu Seohyun, tangannya dengan cepat mencari buku dalam tasnya, membukanya asal kemudian mebacanya. Ia menaikan lengannya, berharap dengan itu wajahnya tertutupi.

Seohyun menurunkan buku itu beberapa senti—setidaknya membiarkan sebagian dari matanya dapat menangkap pemandangan itu dengan jelas—. Seorang pria berjalan menghampiri kasir dan memesan sesuatu. Seohyun samar-samar dapat mendengar suara pria itu, sebelum menyebutkan pesanannya ia sempat memberi gurauan pada pelayan disana—yang sepertinya sudah mengenalnya—kemudian tertawa.

Hentikan tertawa seperti itu…

Seohyun mengeraskan pegangannya pada buku, melihat pria itu tertawa membuat ia ingin segera berlari memeluknya. Sungguh, Seohyun merindukan tawa itu. Sangat merindukannya…

Kyuhyun memperhatikan jendela caffe yang terletak menghadap lapangan, pemandangan itu membuatnya semakin ingin mendekat.

Seorang wanita duduk ditepi jendela itu dengan kopi dan salad yang sama sekali belum disentuhnya. Wanita itu memandang keluar jendela dengan sebuah tatapan kosong. Sepertinya dia tidak sedang melihat-lihat, lebih tepatnya ia sedang melamun sekarang.

Pemandangan itu membuatnya miris; bagaimana tidak, ia mendapati wanita itu melamun lagi dalam beberapa hari belakangan ini. Apa yang mengganjal dipikirannya? Pikir Kyuhyun. Ia tidak bisa membiarkannya seperti itu terus, karena hal ini membuat pikirannya juga diganjal tanda tanya yang semakin lama semakin besar.

Kyuhyun melangkahkan kakiknya mendekat. Ia memang membuat keputusan untuk tidak berhubungan dengan wanita itu lagi, melupakan semua yang terjadi diantara mereka, dan berniat membangun kehidupan baru –tanpa harus mengungkit kesalahan dimasa lalunya— yang lebih indah.Tapi itu hanya rencana, yang sampai sekarang bahkan tidak ada realisasinya.

Bagaimana bisa ia melupakan wanita itu dengan mudah? Ia sudah merekatkan nama wanita itu dipikiran dan hatinya. Tidak mudah…

Ia memasuki pintu caffe tersebut, kemudian berjalan menuju kasir untuk memesan apapun yang bisa ia pesan, karena tujuannya memang bukan memuaskan perutnya yang memang tidak lapar. Ia hanya ingin berada didekat wanita itu—walau tidak berada tepat disisinya— setidaknya itu membuat suasana hatinya lebih tenang dibanding hanya memikirkannya saja.

Kyuhyun tidak ingin melihatnya atau lebih tepatnya ia tidak ingin wanita itu menyadari bahwa ia melihatnya. Ia sangat menghindari kontak mata dengan wanita itu, karena melihat matanya membuat ia teringat kesalahannya. Kesalahannya yang telah menyakiti wanita itu dimasa lalu, karena semuanya tergambar jelas dimatanya. Dan Kyuhyun tidak sanggup…

“Bagaimana kabarmu?” tanya Kyuhyun pada seorang pelayan kasir yang menyapanya. Kyuhyun memang orang yang mudah akrab dengan orang lain. Pria berumur sekitar lima puluhan bertumbuh tinggi dengan perut yang gendut itu tentu mengingat Kyuhyun, karena ia termasuk orang yang sering menanyakan kabar pelayan tersebut sebelum memesan.

“Tidak berubah,aku selalu baik. bagaimana denganmu nak?”
“Seperti yang kau lihat. Kau tahu apa yang akan aku pesan?”

“Tentu saja.”

“Ah,padahal aku sudah makan banyak hari ini.Mengapa aku belum juga kenyang sebelum makan masakan paman ya?” gurau Kyuhyun.

Pelayan tersebut tertawa, “Kendalikan pola makan mu nak. lihat perutmu hampir menyerupaiku?”

“Apa? Paman, kau memcampurkan apa dalam makananmu? Sepertinya perutku memang hampir membesar.” Kyuhyun ikut tertawa, pria itu berbalik menuju dapur untuk mengambil pesanan Kyuhyun dan kembali dalam beberapa menit.

“Terimakasih,” Kyuhyun menundukan kepalanya,hormat.

“Kau harus kembali lagi besok nak, aku akan memberikanmu bonus.”

“Tentu,”Kyuhyun memberikan seulas senyum, kemudian melangkahkan kakinya keluar setelah melambaikan tangan pada si pelayan.

Mengapa? Langkahnya terasa berat.Kyuhyun menghembuskan nafasnya, “Aku memang tidak bisa meninggalkanmu Seohyun-ah.Bahkan untuk membiarkanmu seorang diri, aku tidak bisa…” Ujarnya pelan, sambil terus melangkah keluar.

“Pulau Jeju?” Seohyun agak terkejut, entah dalam rangka apa Ayahnya memberikan sebuah tiket berlibur untuknya. Apa mungkin ayahnya menyadari perubahan sikap Seohyun yang kembali menjadi pendiam beberapa minggu terakhir ini?

Ah, entah. Yang jelas ia tidak mengerti harus diapakan tiket dalam genggamananya itu.

“Untuk apa, Appa?”

“Hyun-ah, aku fikir kau perlu tempat yang nyaman untuk menenangkan pikiranmu.”Ujar sang ayah membelai rambut putrinya, kemudian meninggalkan Seohyun yang masih terpaku pada tiketnya.

Ia bukan menolak pemberian ayahnya, namun hasrat untuk melakukannya tidak ada sedikitpun. Mungkin karena banyak yang perlu ia lakukan sekarang, terlebih seseorang yang mengganjal dipikirannya membuat semua pekerjaan terasa berat.

Hm tunggu, sepertinya tidak salah. Jika berlibur merupakan salah satu alternatif  menenangkan pikirannya, mengapa ia tidak coba?

Benar. Seohyun kenapa tidak kau coba saja? Kau memang perlu cara untuk melupakan pria itu, ayolah belajar melupakannya…

Kyuhyun menghirup nafas panjang. Segar sekali, pikirnya. Ditambah Ia telah disuguhkan sarapan pemandangan pantai cantik dibalut putihnya pasir yang berkilau disinari cahaya sang mentari pagi. Suara ombak yang saling bertubrukan mengalun sangat menenangkan dipikirannya. Pemandangan pulau Jeju dipagi hari memang selalu menakjubkan untuk dinikmati.

“Ah, indah!” Seru Kyuhyun, kagum. Ia merebahkan tubuhnya dengan kedua tangan yang dilipat dibelakang kepala. Kyuhyun menggunakan kacamata cokelatnya yangs sedaritadi bertengger pada T-shirt putihnya.

Kyuhyun merogoh sakunya, mengambil ponselnya yang tiba-tiba berdering. “Yoboseo,Noona?”sapa Kyuhyun setelah terlebih dahulu setelah melihat nama pada layar ponselnya.

“Apakah kau sudah tiba? Mengapa kau tidak segera menghubungiku?”

“Ah, ya. Aku tiba sekitar pukul 10 malam dan aku merasa sangat lelah. Maaf membuatmu khawatir, tapi aku tiba dengan selamat.”

“Tidak masalah, nikmatilah liburanmu. Semoga menyenangkan.”

“Victoria noona?”

“Ne?”

“Terimakasih atas tiketnya, kau memang selalu mengerti apa yang aku butuhkan.”

“Itu peran seorang kakak, catat itu. Baiklah, aku akan menutup telepon. Selamat berlibur Kyuhyun-ah.” Mendengar jawaban terakhir itu, tanpa sadar senyum Kyuhyun mengembang. Ia menyadari bahwa Tuhan memang baik terhadapnya. Walaupun harus diakui hidup seorang diri tanpa keluarga—kandung—memang sesutau yang berat bahkan menyakitkan. Namun, Tuhan memberikannya banyak keajaiban, dan salah satunya mempertemukannya pada keluarganya sekarang—keluarga yang baik dan menyanginya—. Mungkin inilah catatan takdirnya, Tuhan menghilangkan namun tetap memberi penggantinya. Begitulah yang kini ia pikirkan, ia hanya ingin berfikir positif dan bersyukur tentunya.

Berpikir banyak membuat lambungnya bekerja dua kali lebih keras, “Sudah saatnya makan.” Ujarnya setelah menengok angka pada jam ditangannya yang menunjuk tepat pada angka 8.

Tunggu, Matanya menangkap sesuatu yang ganjil. Didepan sana sepertinya bukan orang-orang yang berteriak karena kegirangan bermain bola, tapi…

Bodoh, seseorang tenggelam.

Tanpa pikir panjang, otak Kyuhyun mengintruksi kakinya untuk segera berlari mendekat kerumunan orang-orang tersebut, menerobosnya kemudian memperjelas penglihatannya mengenai apa yang sebenarnya terjadi. “Ada apa?” tanya Kyuhyun pada salah kerumunan orang yang berdiri disisinya.

“Seorang anak tenggelam.” Jawab wanita tersebut panik, disisi wanita tersebut  seorang wanita lain—yang sepertinya merupakan ibu dari anak tersebut—berteriak histeris.

“Apa sudah dipanggil penjaga pantai?”tanya Kyuhyun yang tidak kalah panik. Semua orang disana jelas panik melihat hal itu, tapi mereka diam. Entah karena takut atau apa namun tetap tidak ada yang bertindak dan hanya bisa menyaksikan.

“Sudah, sekarang kami sedang menunggu mereka da–“

“Aish, Nyawa seseorang tidak mengenal kata tunggu.” Kyuhyun berlari menuju tepi, kemudian berenang mendekati lokasi tenggelam anak tersebut yang posisinya lumayan jauh dari tepi pantai.

Tubuh anak itu tidak lagi terlihat dipermukaan, sehingga tidak dapat dipastikan dimana posisinya. Dan sekarang tubuh Kyuhyun ikut menghilang dibalik ribuan kubik air yang mengalirinya.

Semua yang menyaksikan terpaku, tentu mereka tegang.

Setelah sekitar 10 menit, Kyuhyun muncul ke permukaan dengan seorang anak laki-laki yang kira-kira berusia 9 tahun dalam pelukannya. Semua penonton bernafas lega, bahkan beberapa ada yang bersorak senang. Tapi penyelamatan ini belum selesai, anak itu tergulai lemah dan tak bergerak.

Kyuhyun menempatkannya diatas pasir kemudian memegang pergelangan tangan anak tersebut berusaha merasakan nadinya, apakah terjadi sesuatu yang buruk? Semoga tidak.

Kyuhyun menekan dada anak tersebut dengan kedua tangannya yang dikaitkan, memberi dorongan menghindari air masuk kedalam paru-paru. 1…2…3…

Kyuhyun melepaskan tangannya, bukan menyerah tapi ia tidak mengerti apa lagi yang ia harus lakukan. Ia termasuk awam dalam masalah ini. Ia mengusap wajahnya kasar dengan kedua permukaan tangannya, tidak puas.

“Jangan khawatir.” Saut seorang wanita menenangkan. Ia mengambil alih, menangani anak tersebut dnegan caranya yang tidak berbeda jauh dengan yang Kyuhyun lakukan tadi. Dan entah apa lagi yang terjadi, Kyuhyun memilih menjauhkan dirinya dari tempat tersebut. Karena ia merasa ada sesuatu yang salah dengan kakinya.

“Argh!” Kyuhyun dapat merasakan kakinya yang memar. Apa yang terjadi tadi ia tidak mengerti, ia hanya berusaha menolong dan mengoptimalkan agar anak tersebut mendapat penanganan yang cepat. Bahkan ia melupakan kakinya yang terluka akibat menabrak sesuatu pada saat berenang tadi.

Kyuhyun mengutuk kebodohannya, “Seharusnya aku bisa lebih berhati-hati.” Ia mengusap lukanya pelan.Kyuhyun merogoh sakunya, kemudian mengeluarkan ponselnya yang telah basah. “Lalu apa lagi sekarang?” Kyuhyun memandang layar ponselnya yang masih gelap setelah tombon powernya ditekan. Seharusnya tidak seperti ini, gerutunya. Liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi bencana.

Kyuhyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Bagaimana ia memberitahu keluarganya mengenai ini? Dan bagaimana kalau kakinya tidak juga membaik dalam 2 hari kedepan? Sedangkan rencananya ia hanya pergi selama 2 hari dan tidak lebih.

Ah, Kyuhyun tidak ingin berfikir macam-macam dulu. Kakinya terlalu sakit bahkan melebihi rasa sakit pada kepalanya yang harus menampung banyak masalah akhir-akhir ini.

“Kau tidak apa-apa?” tanya seorang wanita dengan sekaleng minuman yang diseodorkannya kearah Kyuhyun.

Suaranya tidak asing, Kyuhyun ingat jelas suara itu menengkannya pada saat tadi ia kehilangan akal untuk menyelamatkan anak tersebut. Kyuhyun mengetahui bahwa wanita itu yang kemudian mengambil alih, memberikan pertolongan darurat pada anak tersebut hingga kabarnya ia sadar dan telah dibawa kerumah sakit terdekat. Ya, Kyuhyun mengakui wanita ini ikut andil dalam aksi penyelamatan tadi. Namun, ia tidak percaya. Mengapa?

“Seohyun?” Kyuhyun tersentak kaget melihat Seohyun dengan kaleng minuman dan berdiri dihadapannya. Benarkah itu Seohyun?pikir Kyuhyun masih tidak percaya.

Seohyun terlihat agak kikuk. Bagaimana tidak, reaksi Kyuhyun seakan melihat sesuatu kejanggalan yang tak pernah dilihatnya. Memangnya ia apa?hantu?

Seohyun memilih duduk disisi Kyuhyun berniat meyakinkan Kyuhyun mengenai apa yang dilihatnya.“Ya, Aku Seohyun. Kau tidak apa-apa Kyuhyun-ssi?”

Kyuhyun mengangguk, yang sebenarnya bukan anggukan jawaban pertanyaan Seohyun melainkan jawaban pertanyaannya sendiri bahwa wanita didepannya adalah benar. Seohyun.

“Kakimu?”

“Ah, bukan masalah.”

“Tapi sepertinya memang masalah. Seohyun mendekatkan wajahnya memerhatikan luka biru lebam pada kaki kanan Kyuhyun. Hanya luka lebam memang, tapi cukup besar dan pastinya menyakitkan.

“kau yakin?”

Kyuhyun mengangguk sekali lagi. Ya, dia memang tidak pandai berbohong.

“Aku antar kau ke kamar.”Seohyun memberi tawaran, “Itupun kalau kau bersedia” sambungnya.

“Kau baik sekali, terimakasih Hyun-ah.”

Sinar mentari masuk melalui celah tirai hotel mewah dipinggiran pantai, udara sejuk seperti tak ingin kalah ikut andil mewarnai minggu pagi yang sepertinya akan cerah.

Ting…

Bel? Siapa yang mengganggu… Hm siapa yang datang pagi-pagi begini?

Batin Seohyun bertanya, tentu siapa yang mau menjawab hal itu sebelum ia sendiri yang membuka pintunya. Ah, Seohyun menghela nafas. Liburan macam apa ini, padahal ia berharap sesuatu yang menyenangkan dan menenangkan tentunya. Mengapa liburannya dipenuhi kejutan?

“Bibi, ada perlu apa?” tanya Seohyun sopan.

“Seo Joohyun?”

“Ne, saya sendiri.” Seohyun berfikir sejenak, apa yang salah dengan kedua orang dihadapannya. Seorang ibu dan anak laki-laki ini terlihat tidak asing. Siapa dan mengapa mereka datang kesini?Seohyun tentu butuh jawaban, dan lagi-lagi pertanyaan tersebut belum terjawab sebelum ia sendiri yang meanyakan. Lantas siapa lagi?

“Saya dan putra saya ini datang untuk berterimakasih atas pertolongan kamu kemarin, entah apa yang akan terjadi jika tidak ada—“

Ah, benar. Anak ini adalah bocah yang kemarin tenggalam.

“Sudahlah bibi, yang terpenting sekarang baik-baik saja. Saya senang menolong kalian.” Soehyun membalas hormat dari sang bibi dengan turut membungkuk.

“Halo, adik kecil kau baik-baik saja?” tanya Seohyun mengusap kepala bocah laki-laki itu.

“Tentu, terimakasih noona.” Jawabnya sopan, “ perkenalkan saya Lee Joon Hyuk, senang bertemu kakak.” Bocah bernama Joonhyuk itu membungkuk selagi memperkenalkan dirinya, kemudian tersenyum.

Senyum polos anak usia 9 tahun yang khas. Lucu sekali.

“Senang bertemu dengan mu, Joonhyuk. Aku Seohyun.”

“Noona, bolehkan saya meminta bantuan kepada anda?”

Seohyun mengerutkan kening, ia tentu benci permintaan aneh. Terlebih anak kecil selalu melakukannya dengan mudah. “Bantuan apa?”

“Eomma, bisa meninggalkan aku dengan noona ini?”

Seohyun terdengar sedikit khawatir, bagaimana tidak lantas apa yang akan dilakukan bocah berusia 9 tahun padanya? Hey, dia makhluk kecil Seohyun-ah. Seharusnya bukan masalah yang besar mengapa ia mencium akan adanya kejutan lain dalam liburannya. Seohyun menghembuskan nafas—bukan tanda lega—hanya bersiap mendengar pernyataan berikutnya dari Joonhyuk.

“Mwo? Apa yang akan kau lakukan Joonhyuk? Berjanjilah jangan membuat ibu khawatir.”

“Ne, eomma.” Dengan sedikit percekcokan antara anak dan ibu,akhirnya Joonhyuk-eomma mengizinkan untuk membiarkan Joonhyuk untuk tetap tinggal dengan alasan tidak bisa menolak lagi. Maklum saja ternyata Joonhyuk adalah anak tunggal dalam keluarga mereka, tentu anak tunggal mendapat seratus persen perhatian dan kasih sayang penuh dari kedua orangtuanya.

Setelah berpamitan pulang, Joonhyuk-eomma pergi dengan berjanji akan menjemputnya 2 jam setelah ini. Lalu, apa yang akan dilakukan Joonhyuk setelah ini?ah, Seohyun menjadi sedikit khawatir. Joonhyuk terlihat bukan anak yang nakal.

“lalu sekarang apa yang akan kita lakukan? Memancing, berenang atau berjalan-jalan dengan sepeda?” Seohyun berusaha terdengar riang, bukan berpura-pura hanya saja ia tidak berpengalaman dengan anak-anak sebelumnya.

“Noona, apa kau tahu siapa pria yang menolongku kemarin?” tanya Joonhyuk tiba-tiba.

Kejutan apalagi ini? Seohyun tentu tau siapa, bukan hanya tahu bahkan ia mengenalnya. Tapi apa yang akan Joonhyuk lakukan pada Kyuhyun?

“Tentu, Joonhyuk. Ada apa?” jawab Seohyun ragu.

“Bisakah noona mengantarkan aku kekamarnya, aku hanya ingin berterimakasih?” jawabnya dengan senyum polosnya.

“Tentu saja,aku bi—“ Seohyun menghentikan ucapannya. Otaknya memutar kembali percakapan tadi.

“Ke kamarnya?” tanya Seohyun meyakinkan kembali. Seohyun mengangguk, tidak dapat memberi jawaban lain yang lebih baik. Mengapa tidak ada orang yang mengerti masalah mereka, satu-satunya yang ia butuhkan adalah ketenangan dan menghindar dari pria bernama Cho Kyuhyun. Tidak adakah yang mengerti? Gerutu Seohyun dalam hati.

“Mwo?Hyun-ah, ada apa?” Kyuhyun terlihat kaget, melihat Seohyun sudah berada diambang pintu bersama seorang anak dalam gandengannya.

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Seohyun, berbasa-basi. Seohyun tentu mengerti perasaan Kyuhyun yang pasti terlihat kikuk melihatnya. Bagaimana tidak, seharusnya mereka tidak bertemu lagi setelah ini? Bahkan pertemuan kemarin pun akan mereka hindari jika memang mereka bisa menghindarinya.

“Sudah membaik,” Kyuhyun mengusapkan rambutnya berusaha mengalihkan tatapan Seohyun yang menatapnya, bukan benci melainkan ia tidak kuat melihatnya. Tentu kalian mengerti masalahnya. “Adik kecil, apa aku mengenalmu sebelumnya?mengapa kau sepertinya tidak asing?” Kyuhyun beralih pada Joonhyuk yang berada disisi Seohyun.

“Oh ya, perkenalkan. Ini Lee Joonhyuk. Anak yang kau tolong kemarin.”

Joonhyuk membungkuk kemudian memperkenalkan dirinya dengan sopan, dan terlihat Kyuhyun memberikan respon yang positif padanya.

Joonhyuk berulang kali mengucap kata terimakasih dan maaf, wajar saja ia pasti merasa berhutang budi pada Kyuhyun sekarang. Dan Seohyun? Hanya bisa melihat pemandangan itu dengan entah wajah seperti apa. Ekspresi yang sangat sulit digambarkan.

“Aku menghargai perjuanganmu Joonhyuk, aku juga senang melihatmu. Tapi kau tidak perlu bersusah payah untuk menemuiku hanya untuk berterimakasih, aku tentu mengerti.” Jawab Kyuhyun sopan melihat Joonhyun menangis terisak dihadapannya.

“Setelah aku terbangun, eomma terus menangis dan memukuliku. Aku merasa sangat bersalah padanya, untunglah hyung menyelamatkan aku. Sekali lagi aku berterimakasih.”

Kyuhyun tertawa pelan, “ sudah jangan menangis, kemarilah jagoan. Aku tidak ingin mendengar ucapan terimakasihmu. Aku senang dapat membantumu.” Kyuhyun merangkul tubuh mungil Joonhyuk. Berlaga seperti seorang ayah, dan Kyuhyun pantas mendapat nilai sempurna untuk actingnya.

“Katakan apa yang ingin kau minum sekarang, biar aku pesankan.” Tanya Kyuhyun memberi tawaran.

“Tidak, hyung. Aku tidak haus.”

“Benarkah? Apa kau sudah sarapan?”

Joonhyuk mengangguk, kemudian ia berlari kecil menuju Seohyun dan menuntunnya mendekat.

Seohyun menuruti, anak kecil selalu tidak bisa ditebak jalan pikirannya dan Seohyun buka tipe orang yang sering berinteraksi dengan mereka sehingga jelas ia tidak mengerti maksud Joonhyuk sekarang.

“Mengapa kau tidak mengobrol dengan kami, noona? Kemarilah.”

Seohyun hanya dapat tersenyum melihat Kyuhyun yang semakin dekat, apa lagi sekarang? Ah, terserah saja. Seohyun memilih pasrah. Minggu paginya terlalu dipenuhi kejutan.

“Duduklah disisi Kyuhyun-hyung.” Perintah Joonhyuk. Seohyun menuruti, jarak mereka kini hanya beberapa senti dan sekarang menunggu intruksi lain dari Joonhyuk yang entah apa lagi.“Indah sekali seperti pengantin,”

Hey, apa ini ada dalam skenario?harus duduk berdampingan seperti ini? Seohyun menunduk malu;meutupi kedua pipinya yang bersiap berganti warna, sedang Kyuhyun berpaling kearah berlawanan. Ya mereka menutupi perasaan, canggung.

“Besok aku sudah akan pulang dari sini, sebelum itu aku ingin menghabiskan sehari bersama kalian penyelamatku. Apa kalian bersedia?” pinta Joonhyuk.

Kejutan lain, bagaimana mereka dapat menerima disaat tujuan mereka disana adalah saling melupakan. Kenyataannya mereka harus membuat kenangan bersama.

Kyuhyun menoleh pada Seohyun yang juga menatap kearahnya, mereka bertukar pandang.

Apa yang harus mereka jawab?

TBC

73 thoughts on “Remember Me (Part. 9)

  1. Yay! Ternyata udah ada lanjutannya!😀 huahaha seokyu jodoh ya, sama2 ada di pulau jeju dan sama2 nolongin joohyuk xD asik joohyuk ngajak seokyu jalan😀 semoga hubungan seokyu bisa baik😉 ditunggu last chapnya🙂

    • Iya part ending sedang dalam proses,ayo nisa hibur dong biar ga galau lagi oppa&unnie nya hihi
      maaf kalau membuat lama menunggu🙂

  2. yaaahhhhhh…..akhirnya publishnya sekian lama ku tunggu.
    wahhhh……joohyuk jadi cupid nya seokyu rupanya.
    tapi bisa kebetulan bgt ya seokyu bisa liburan di jeju bareng.
    apa mungkin appa nya seo dan vic onnie kerja sama???
    hahahah…..ngarang tingkat dewa

    • hahaha ayo boleh ditebak2 ada apa dibalik kebetulan yang terjaid diantara mereka? :p tapi sebenernya sih ga ada kerja sama, inilah yang dinamakan jodoh hihi Iya part ending sedang dalam proses, maaf kalau membuat lama menunggu🙂

  3. Wah jadi jauh banget yak. Dari kampus ampe ke pantai Jaeju. Itu dapet tiket liburan emang inisiatif appanya Seo sama Vic ato apa? Kok bisa samaan gitu?
    Iih peluk Joonhyuk, suka deh😀 ngegodain SeoKyu. moment SeoKyu buat part end bikin yg romantic trus mereka jadian yah author…🙂

    • Cuma kebetulan aja, inilah yang biasa disebut Jodoh hihi authornya gak sekalian dipeluk juga nih? :p
      Gumawo ditunggu aja ya🙂

  4. Asik….dah ada lanjutannya…

    Itu kenapa saling kikuk yah?!?!ga sabar liat mereka jadian,,,,semoga kelanjutan’nya ga lama2

    • Yah, wajar chingu mereka kan udah jarang ketemu lagi. Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  5. wah akhirnya keluar juga. cerita bagus keren. tapi kok kayak pada kikuk sih canggung banget. oh iya moment-moment seokyu nya lebih banyak lagi ya. terus part selanjunya jangan lama-lama. part yang Sonsaengnim, saranghaeyo! cepet keluarnya ya.

    • Maaf ya aku kehabisan ide romantis, jadi maaf untuk part ini karena moment seokyu nya sangat sedikit. Yang Sonsaengnim bukan milik aku chingu. Mian. Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  6. Ahh akhirnya ad jg kelajutannya.
    Bagus puas bangat bacanya.
    Sempat mikir klo cwek it bkn seo tp cwek lain, mw brhenti deh bacanya.
    Thor jgn lama2 lg yah next partnya ditunggu??^^

    • Gumawo^^
      aduh, jangan mikir gitu aku kan gak setega itu sama wires hihi
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu:)

    • Pasti dilanjutin kok indah🙂 tenang, sebentar lagi kegalauan mereka akan berakhir seperti cerita ini yang juga akan berakhir hehe

  7. emang dasar seokyu itu udah berjodoh
    mau saling ngelupain ga bisa
    mau pergi jauh” ujung”nya ketemu juga
    ywdh lah trima aja itu takdir
    jgn di buang itu perasaan
    seo, kyu itu kan ga salah sbnrnya
    masa lalu dy yg buat kyu jadi kyk gitu
    skrng kan kyu’a juga udah suka
    ywdh trima aja, mulai lagi dari awal

    • Ah sesuju sama kamu! Jodoh ga kemana ya? “berhenti melihat kebelakang dan lalui apa yang terbentang didepan sana” <- dialog ini ada dipart selanjutnya loh

  8. ya ampuuuuuun chingu mereka kug jd saling menghindar kyk gto seh…
    good job jonghyuk bwt mereka bersatu..soalny mereka rada jaim gto..#plakkkkk
    mank kug y klo jdoh gag kmana lburan yg rencana ny bwt lupain malah kyk d takdrikan bwt bersTu….
    SEOKYU jjangg
    psti seokyu nerima prmintaanx jonghyuk…y kn
    d tunggu part end ny
    tp haruss hapyyyyy end y

    • Wah, kamu terlalu yakin chingu. Ayo tebak lagi apa permintaannya benar2 diterima mereka? jangan lewatkan part endingnya ya.
      happy ending? pasti hihi Gumawo^^

  9. Kyaaa🙂 seokyu mah emng jododh tuh, buktinya anak kecil aja yg baru mereka kenal bisa jadi cupid buat mereka😀
    wkwkwkw. Update soon eon🙂 bener2 penasaran sama part 10 alias part endingnya😀 ceritanya bener2 daebak🙂

    • Wah seneng banget Joonhyuk ternyata dapet respon positif dari readers🙂 Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  10. waw.. junhyuk cupit kecil seokyu nih. ayo sayang, satuin seokyu lg ya.. next chap full seokyu dnx. lanjutt, fighting.

  11. Wow..udh update kkk. Sneng!!! Seokyu…seoky… Klo emang sling mencintai bilang dong biar readers pada senang seokyu bersatu… Jgn saling mnghindar ntar moment.a jadi sedikit….
    Author cepet update OKE?

  12. wah ternyata dah da knjutannya,,,
    si seo mau ngupain si kyu mna bsa,,,
    nma’a jg dah berjodoh,,
    hti memeng sulit unk di bhongin,,,
    tuh anak kecil mang baik bngt y,,,,
    kyak’a tuh anak kcil mau nyatuin seokyu lgi dehhhh,,
    kira2 seokyu bersedia gak y nghbsin sharian wktu sma anak kecil tu,,,,
    d lnjut y chingu,,,,,
    crita bgus bkin pnsran ,,

    • Wah seneng banget Joonhyuk ternyata dapet respon positif dari readers🙂
      Bersedia ga ya? hayo tebak :p
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  13. woahhh
    kayanya benih2 cinta tumbuh kembali ne
    hahaha ceritanya mau nglupain 1 sama lain malah dipertemukan takdir
    chingu banyakin seokyu momentnya dunk
    neomu joaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    up date soon pleaseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

  14. Baru tau klo ud ad lanjtannya.. Hyaa~kenapa tbc?!
    Di part ni sya mrsa agk kecewa+ g ngersa puas..knp y?!wkwk. Aaa..sya ud lma g bca ff tntg seokyu,jdi kgn *curhat*
    Ayo lnjutanny jgn lma2 y~~

    • karena ada kejutan untuk kamu setelah ini :p
      Wah, kenapa? author jadi sedih nih. Semoga next part ga bikin kamu kecewa lagi🙂
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  15. lama gk mampir ..
    eh ! remember me uda ada part 8 sm 9 ny ..
    saia komen d part 9 ny aj deh Y #wink

    seo sama kyu takdir ntuh gk dibolehin buat saling menjauh malah dideketin dg kebetulan liburan di tempat yang sama. nolong orang yang sama pula . .

    Gk sabar nunggu part 10😀

  16. joonyuk krja bgs… dia b’prn ptg utk m’nyatu kn seokyu…. seo ama kyu bkl jln breng, d tmni sma s’org anak kcl
    waah.. sgh klrga yg smprna

    the next part udh ending y, onnie
    ak b’hrp happy ending. onnie jga udh prnh jnji buat happy ending, kn?
    stu lgi. klo ff ni emang udh tamat. ak b’hrp ad sequel ny onnie.. yayaya?

    daebakk
    seokyu jjanv
    onnie fighting!!

    • Wah seneng banget Joonhyuk ternyata dapet respon positif dari readers🙂 Iya bener kayak keluarga sempurna aja deh kalo mereka ‘beneran’ jalan bareng hihi
      Iya aku akan menepati janjiku padamu chingu. Semoga aku bisa ya, soalnya aku lagi menyelesaikan series lain yang belum pernah aku publikasikan nih, aku berniat publiikasi setelah aku ganti karakter mereka jadi seokyu(karena awalnya bukan)
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  17. akhirnya update.. ahh udah mau tamat yaaa xd
    itu jung hyuk ato joonhyuk sih? ayeeey seokyu emang ga boleh pisah2 gituu hhhahahaa joonhyuk penyelamat seokyu(?) wkwkwkk
    next chap jangan lama2 yaaa

    • iya mian, banyak salah pengetikan dalam part ini. maaf sekali. dan, terimakasih atas koreksinya, saya sangat menghargai🙂
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat menunggu^^ Gumawo🙂

  18. blm ada lanjutannya ya?
    udh lumutan nunggunya.. —
    eh, mianhae, krn baru komen skrg.. pdhl udh baca bbrpa hari yg lalu..😛

    kejutan apa lagi yg akan trjadi?
    aku yakin SeoKyu akan bersatu kembali….🙂
    iya kan????😀
    #pegangstickbaseball #siap2mukulorangyanggaksetuju

    • hahaha itu yang tadinya mau aku tulis setelah kata TBC loh, jadi lucu.
      Part selanjutnya sedang dalam proses maaf membuat kamu lumutan, nanti aku bersihin deh lumut2nya ya^^ Gumawo🙂

  19. hore.. setidaknya seo ga bencilgi ma kyuppa.
    seokyu memulai lembaran baru,, untuk tahap awal ga bruk,,
    ada cupid kecil dsini. kekekekke
    seokyu hapii ending chingu.

  20. Annyeong saya readers baru disini.
    Kesan pertama baca,Ceritanya keren.
    Udah deuh,SeoKyu emank jodoh,sama2 libur ke pulau jeju.
    Ayo Joonhyuk bantu SeoKyu bersatu ;))

  21. da peptah yag bilng klo jodoh psti ktmu lgi…..ehmmmm smga klian cpt menyadari perasaan klian msing2 ckckck….g enk lho mendem perasaan hehehehe

  22. Kyaaaaaaaaaaaaa…libran d jeju so sweeeet…
    Bner bnget tuhan mengambil sesuatu yg berhrg dr kita past bkal d ganti dngn yg sepadan ko aku stju bnged sm tulisan author yg itu:)

  23. NICE FF ^^
    maaf bru comment skrng . kmrin konekso jlek *bow

    haha mreka emng jodoh . so, selalu d pertemukan ^^
    SEOKYU JJANG

  24. Joohyuk emang top deh ga tau disengaja atw g secara tidak langsung joohyuk membantu mempersatukan kembali kyupa dan seo,tinggal tunggu z apa semua akan berjalan lancar atw g

  25. haha emang jodoh gak kmn,mau sembnyi sejauh apapun,mnghindar dgn cra bgmn pn ttp akan di pertemukan😀

  26. niatnya saling menghindar tapi malah ketemu trus, jodoh kali yahh
    joonhyuk cupid kecil yg cerdik buat seokyu yahh .. hahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s